Home  |   About Us  |   Contact Us
021 8690 6782

021 8690 6781

0816 1740 8900

sales@alatlabor.com

 
Home   »   Artikel   »   Alat - Alat Pengukur Cuaca Iklim
 

automatic_weather_station1.jpg

Alat - Alat Pengukur Cuaca Iklim

Minggu, 5 Juli 2020

Pengertian dan Macam - Macam Alat Ukur Cuaca

Bagaimana cara seorang meteorolog memprakirakan cuaca harian?. Tentunya mereka pasti memiliki berbagai instrumen yang digunakan untuk menganalisa data cuaca iklim. Berikut ini alat-alat ukur cuaca iklim beserta kegunaannya.


1. Termometer


Termometer adalah alat berupa Kertas yang berisikan catatan suhu "termogram". Salah satu jenis termometer yang umun digunakan adalah termometer air raksa, termometer Bourdan, termometer maksimum tipe Six Belani,  termometer tahanan, termometer binetel, dan termometer higrograf. Garis pada peta yang menunjukkan daerah dengan suhu sama dinamakan isoterm.

 

2. Barometer

Alat untuk mengukur tekanan udara adalah barometer, udara memiliki massa sehingga dapat menekan permukaan bumi. Tekanan ini dinamakan tekanan udara. Tekanan udara bervariasi tergantung pada waktu dan tempat dimana udara itu berada. Besarnya tekanan uadara dinyatakan dalam milibar (mb). Barometer yang sering digunakan adalah barometer air raksa ditemukan oleh Torricelli pada tahun 1644.


Alat pengukur tekanan udara yang lain adalah barometer aneroid. Barometer ini mudah dibawa ke tempat lain. Barometer ini juga dapat digunakan untuk mengukur tinggi tempat di atas permukaan laut.


Barometer aneroid ini terdiri dati ruang hampa, pegas dan jarum penunjuk. Dengan adanya tekanan udara maka jarum penunjuk akan menunjukkan besarnya tekanan udara pada saat itu di tempat tersebut. Di lapisan atmosfer lapisan bawah, tekanan udara akan turun 1 mb jika tinggi pada atmosfer berbeda 8 m. Semakin ke atas maka tekanan udara turun 1 mb jika perbedaan tinggi pada atmosfer lebih dari 8 m.


 

Alat-Alat Pengukur Cuaca Iklim

3. Bendera angin, Kantong angin, Anemometer dan Anemograf

 

Taukah Anda?

Angin memiliki arah dan kecepatan. Untuk menentukkan arahnya digunakan bendera angin dan kantong angin. Arah bendera angin itu selalu menunjuk arah darimana asal angin tersebut datang.

Kecepatan angin diukur dengan alat yang disebut anemometer. Bila bagian yang cekung ditimpa angin, maka berputarlah mangkok - mangkok tersebut. Kecepatan angin dapat dibaca pada skala dan hasil catatannya disebut anemogram. satuan kecepatan angin adalah km/jam atau knot (1 knot = 1,85 km/jam). Arah dan kecepatan angin pada suatu saat dapat diketahui melalui anemograf.

Perbedaan tekanan udara pada beberapa lokasi menimbulkan aliran udara yang disebut angin. Angin bertiup dari daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum. Arah dan kecepata angin dapat diketahui dengan berbagai cara antara lain dengan bendera angin.

 Bagimana dari bendera atau kantong yang menunjukkan arah datangnya angin? Arah angin dinyatakan dalam derajat. Pada posisi 360 derajat berarti angin utara, 90 derajat angin timur, 180 derajat angin selatan dan 270 angin barat.

Penyelidikan mengenai arah dan kecepatan angin pada lapisan udara digunakan Balon pilot. Balon itu terbuat dari karet berwarna merah dan diisi dengna gas hidrogen. Setelah balon dilepas kemudian diikuti dengan teodolit. Teodolit adalah teropong yang dapat mengukur sudut horizontal dan vertikal. Balon itu naik dengan kecepatan 100 -300 m setiap menit. Dengan mengetahui kedudukan balon tiap menit diketahui pula arah dan kecepatan angin pada ketinggian tertentu. 


Data diatas 7 km diperoleh dengan menggunakan alat yang disebut rawin. Rawin terdiri dari balon yang lebh besar yang dilengkapi dengan reflektor atau pemancar radio. 


Alat-Alat Pengukur Cuaca Iklim

 

4. Higrometer


Kelembaban udara ada dua macam yaitu kelembaban absolut dan kelembaban relatif. Kelembaban adalah jumlah kandungan uap air yang dikandung udara per satuan ukuran tertentu. Alat ukur kelembaban adalah higrometer.


5. Alat Ukur Curah Hujan


Apa itu curah hujan? Curah hujan adalah banyaknya air hujan yang jatuh sampai ke permukaan bumi. Satuan curah hujan adalah mm yang diukur selama 24 jam sehingga ditemukan jumlah curah hujan harian, bulanan dan tahunan. 


Curah hujan dapat diukur dengan ombrometer. Alat ini dipasang di tempat yang terlindung oleh pohon atau bangunan. Ombrometer tipe Hellman dapat berkerja otomatis, saat tampungan sudah penuh air dalam tabung akan mengalir melalui pipa dan masuk ke penadah.  Karena air dalam tabung telah habis, pena dalam tabung akan turun sampai 0 lagi. Pias ombrograf diganti tiap pukul 07.00. Tempat di peta yang menunjukkan curah hujan yang sama dinamakan isohyet.

 

 

Sumber : gurugeografi id

 

Semoga artikel di atas bisa bermanfat, jika Anda membutuhkan stasiun cuaca  dan alat laboratorium lainnya silahkan hubungi kami disini.

 

Office  : Jl.Radin Inten II No.61A Duren Sawit Jakarta Timur

Email  : sales@anm.co.id

Telp  : 0816-1740-8900 / (021)-8690-6782

 Fax  : (021)-8690-6781

 

Tags : Moisture Balance, Fungsi Heat Seal Tester, Fungsi Digital Torque Tester, Fungsi Gas Permeability Tester, Pengertian Mikroskop Binokuler, Alat Uji Tarik, Cara menggunakan Tabung Reaksi, Labu Kjeldahl, Fungsi Oil Conten Analyzer, Water Still Iwaki, Compact Conductivity meter LAQUAtwin B-771, Drying Oven Binder ED 23, Humidity tester, Prinsip Kerja Refraktometer, Apa itu Tensile Tester?, Fungsi Torque Tester, Tips Merawat Timbangan Digital, Berbagai jenis Pipet, Hot plate stirrer dan Stirrer bar, Wash Bottle, Fungsi PH Meter bagi kesehatan manusia, Pentingnya Oksigen untuk Tubuh, Thermohygrometer, Preparat Mikroskop, Cara Menggunakkan Oven Dengan Benar, Fungsi Mikroskop