Home  |   About Us  |   Contact Us
021 8690 6782

021 8690 6781

0816 1740 8900

sales@alatlabor.com

 
Home   »   Artikel   »   Pengertian Sterilisasi
 

003.4609_.jpg

Pengertian Sterilisasi

Jum'at, 20 April 2018

 

Pengertian Sterilisasi - Kita sering mendengar istilah "steril", makanan harus steril dalam penempatannya, makanan harus steril dalam proses pembuatanya, ya steril adalah keadaan dimana suatu objek atau benda berada di posisi aman dan bebas dari mikroba hidup, seperti patogen (menimbulkan penyakit) atau apatogen / non patogen (tidak menimbulkan penyakit) dari bakteri atau material yang akan merugikan bagi objek itu sendiri.

 

Pengertian sterilisasi adalah proses yang bertujuan untuk menghilangkan semua jenis organisme hidup, nah dalam hal ini bisaberarti untuk menghilangkan mikroorganisme (protozoa, fungi, bakteri, mycoplasma, virus) yang  ada pada suatu benda. Dalam proses Sterilisasi desain untuk bisa membunuh atau menghilangkan mikroorganisme yang fungsinya untuk menjaga kebersihan suatu benda atau objek yang akan di pakai oleh manusia.

 

 

Tujuan Sterilisasi adalah :

  1. Menjaga kebersihan, merawat alat kedokteran untuk siap pakai.
  2. Mencegah suatu peralatan cepat rusak(alat laboratorium, alat masak, alat kedokteran).
  3. Mencegah adanya infeksi terhadap bakteri berbahaya.
  4. Menjamin kebersihan alat suastu alat.
  5. Sebagai jaminan suatu produk sudah steril dan aman digunakan oelh suatu konsumen.

 

Cara Sterilisasi

Cara sterilisasi ada 2 yang umumnya digunakan, yaitu:


 1. Terminal Sterlization (sterilisasi akhir)

 Menurut PDA Technical Monograph dibagi menjadi dua, yaitu :

  • Overkill Method, adalah metode sterilisasi menggunakan pemanasan dengan uap panas pada suhu 121C selama 15 menit. Penggunaan metode ini biasanya dipilih untuk bahan-bahan yang tahan panas seperti zat anorganik. Dasar pemilihan metode ini adalah karena lebih efisien, cepat, dan aman.
  • Bioburden Sterilitation, merupakan suatu metode sterilisasi yang dilakukan dengan monitoring terkontrol dan ketat terhadap beban mikroba sekecil mungkin di beberapa lokasi jalur produksi sebelum menjalani proses sterilisasi lanjutan dengan tingkat sterilitas yang dipersyaratkan SAL 10 -6. Dalam metode ini digunakan suatu zat yang dapat mengalami degradasi kandungan bila dipanaskan pada suhu yang sangat tinggi. Sebagai contoh adalah penggunaan Dextrose yang bila dipanaskan dapat menghasilkan senyawa Hidro Methyl Furfural (HMF) yang merupakan suatu senyawa hepatotoksik.

 

2. Aseptic Processing

Metode ini merupakan metode pembuatan produk steril menggunakan saringan dengan filter khusus untuk bahan obat steril atau bahan baku steril yang diformulasi dan dimasukkan ke dalam kontainer steril dalam lingkungan terkontrol. Suplai udara, material, peralatan, dan petugas telah terkontrol sedemikian hingga kontaminasi mikroba tetap berada pada level yang dapat diterima dalam clear zone.

 

Proses Sterilisasi dalam kehidupan sehari - hari

Tidak hanya untuk peralatan medis atau laboratorium saja, tapi Sterilisasi sering kita lakukan hampir setiap hari, inti dari sterilisais adalah proses menghilangkannya bakteri dan partikel - partikel lainnya yang membahayakan dari suatu benda atau objek.

  1. Mandi : saat mandi kita menggunakan sabun untuk membersihkan kotoran karean dalam  sabun terdapat Triclosan yaitu antiseptik untuk membunuh kuman.
  2. Obat Kumur (berkumur) : Proses berkumur menghilangkan sisa makanan dan bakteri yang masih tersisa dari proses sikat gigi, pada obat kumur ada zat yang mempunyai fungsi sebagai antimikroba dengan spektrum luas sehingga bisa melawan berbagai macam bakteri , fungsi lainnya untuk melawan, menekan pertumbuhan bakteri pada mulut. 
  3. Mencuci tangan dengan Handsanitaizer : Pada Handsanitaizer mengandung bahan-  bahan untuk membunuh / mencegah pertumbuha jasad renik pada jaringan hidup .
  4. Merebus botol susu bayi : Proses ini untuk membunuh spora-spora maupun sel-sel vegetative yang tumbuh di dalam botol susu.
  5. Mengepel lantai : Pada pembersih lantai yang kita pakai terdapat  bahan kimia yang bisa membunuh sel-sel vegetatif dan jasad renik, biasanya digunakan pada obyek yang tidak hidup.

 

Zaman telah berkembang pesat sehingga membuat segala sesuatu jadi modern dan semakin mudah, nah dari perkembangan teknologi saat ini telah diciptakan alat khusus untuk proses sterilisasi, yang akan membuat proses sterilisasi jadi mudah dan cepat. Alat itu adalah Oven laboratorium, oven laboratorium ini memiliki beberapa produsen yang terkenal seperti memmert, binder dan yamato. Oven laboratorium ini bisa digunakan untuk mensterilkan alat - alat laboratorium, oven laboratorium ini cukup penting fungsinya untuk membersihkan alat - alat laboratorium.

 

Alat - alat itu hampir dipakai setiap hari pastinya akan banyak noda dan kotoran yang menempel, noda yang menempel ini akan membuat kinerja alat menjadi menurun hungga mengalami kerusakan parah, jadi kebersilhan alat ini harus diperhatikan dengan benar, jangan sampai alat - alat yang kita milikiakan cepat rusak dan mengakibatkan kita harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membelinya lagi.

 

kami adalah salah satu distributor dari oven laboratorium dengan merek ternama seperti, Binder, memmert dan yamato. Jika Anda membutuhkan oven laboratorium dan alat laboratorium lainnya silahkan hubungi kami disini ya.

 

Office  : Jl.Radin Inten II No.61A Duren Sawit Jakarta Timur

Email  : sales@anm.co.id

Telp  : 0816-1740-8900 / (021)-8690-6782

Fax  : (021)-8690-6781