Home  |   About Us  |   Contact Us
021 8690 6782

021 8690 6781

0816 1740 8900

sales@alatlabor.com

 
Home   »   Artikel   »   Bagaimana Membuat Preparat?
 

preppreyt.jpg

Bagaimana Membuat Preparat?

Senin, 10 Desember 2018

 

Bagaimanakah membuat preparat?

Ternyata membuat Preparat tak terlalu sulit, sebelum itu kita harus tau apa itu Preparat

Preparat, Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki artian bahan yang disiapkan secara kimia. Secara sederhana Preparat adalah objek yang akan diamati melalui mikroskop.

 

 

 

 

preparat dibedakan menjadi dua jenis.


a. Preparat basah
Preparat basah biasanya digunakan pada waktu praktikum struktur tumbuhan atau hewan. Preparat yang dihasilkan tidak dapat disimpan lama.


b. Preparat awetan
Preparat awetan biasanya digunakan pada waktu melakukan praktikum mikroteknik tumbuhan. Preparat yang dihasilkan dapat disimpan cukup lama.

 

Ada dua cara pembuatan preparat, yaitu pembuatan preparat tanpa penyayatan dan pembuatan preparat dengan penyayatan.

 

Hasil gambar untuk cara membuat preparat

 

a. Pembuatan preparat tanpa penyayatan

Preparat yang dibuat tanpa penyayatan adalah preparat yang berasal dari mikroorganisme di dalam air.


Cara membuatnya:
Ambil air yang akan diamati menggunakan pipet tetes. Kemudian tempatkan air tersebut pada object glass. Selanjutnya tutup object glass dengan menggunakan kaca penutup. Preparat siap diamati dengan menggunakan mikroskop.

 

b. Pembuatan preparat dengan penyayatan Preparat yang dibuat dengan penyayatan adalah preparat yang berasal dari organ tubuh mikroorganisme, misalnya penampang daun, akar, atau otot. Untuk membuat pembuatannya kita perlu menyiapkan peralatan seperti silet, object glass, kaca penutup, dan bahan pewarna. Bahan pewarna seperti lugol, biru metilen (methylene blue), dan eosin untuk memudahkan dalam mengamati objek. 

 

Cara membuatnya:

1) Gunakan gabus/batang umbi kayu sebagai alat bantu mempermudah menyayat bagian tumbuhan seperti akar, daun, atau batang. Kemudian sayat/ belahlah tengahnya.
2) Selipkan daun pada belahan gabus. Kemudian, sayatlah dengan silet setipis mungkin agar mendapatkan penampang melintang daun (jika objek yang akan diamati adalah daun).
3) Selipkan akar atau batang pada belahan gabus. Kemudian, sayatlah dengan silet setipis mungkin untuk mendapatkan penampang melintang akar/ batang (jika objek yang akan diamati adalah akar/ batang).


Setelah mendapatkan sayatan, selanjutnya lakukan langkah-langkah berikut ini.


1) Letakkan jaringan atau objek yang akan diamati pada object glass yang telah ditetesi air. Kemudian tutup dengan kaca penutup.
2) Tambahkan setetes pewarna. Pewarna yang digunakan dapat berupa yodium, metilen biru, ataupun merkurokrom.
3) Jika cairan terlalu banyak, kurangi sedikit menggunakan kertas lensa/tisu, tetapi jangan terlalu banyak cairan yang dibuang.
4) Amati di mikroskop dengan perbesaran paling kecil.


Demikianlah cara membuat preparat sederhana, baik menggunakan penyayatan maupun tanpa penyayatan.

semoga artikel sederhana ini dapat membantu pembaca dalam membuat Preparat sederhana