Home  |   About Us  |   Contact Us
021 8690 6782

021 8690 6781

0816 1740 8900

sales@alatlabor.com

 
Home   »   Artikel   »   Alat Titrasi
 

Bug9d6VCUAAadS5.jpg_small_.jpg

Alat Titrasi

Sabtu, 21 Juli 2018

 

 

Alat apa sajakah yang digunakan dalam proses titrasi, sebelum membahas alat tersebut kita harus tau pengertian titrasi.

 

Titrasi adalah metode analisis kimia secara kuantitatif yang biasa dipakai dalam laboratorium untuk menentukan konsentrasi dari reaktan(bahan yang menyebabkan atau dikonsumsi dalam suatu reaksi kimia.). Karena pengukuran volume  berperan penting dalam titrasi, maka teknik ini dikenal juga dengan nama analisis volumetrik. Analisis titrimetri adalah bagian utama dari kimia analitik dan perhitungan berdasarkan hubungan stoikhiometri dari reaksi-reaksi kimia

 

Beberapa alat yang umum digunakan dalam proses titrasi yaitu

 

Buret sebagai tempat titran, biasanya yang dipakai adalah buret dengan volume 50 mL. Skala 0 ada dibagian atas dan 50 ada di bawah.
Statif dipakai untuk menahan buret (meletakkan buret) pada waktu titrasi.
2. Tabung Erlenmeyer
Erlenmeyer untuk meletakkan analit. Biasa yang dipergunakan untuk titrasi adalah ukuran 250 mL agar mudah dipegang dan lebih mudah melihat analit.
3. Karet Penghisap
Gunakan karet penghisap untuk mengambil analit pada saat menggunakan pipet ukur.
Digunakan sebagai alas pada waktu menimbang zat kimia (zat untuk larutan standar) maka jangan mengunakan kertas akan tetapi harus meggunakan gelas arloji.
Pipet tetes dipakai untuk mengambil indikator yang akan digunakan pada waktu titrasi.
6. Labu Takar
Labu takar dipakai untuk membuat larutan standar dengan volume tertentu misalnya 10, 25, 50 mL. Jangan gunakan beaker glass untuk membuat larutan standar sebab labu ukur lebih presisi.
7. Pipet Volume 
Pipet volume untuk mengambil analit dengan volume tertentu misal 10, atau 25 mL. Dilarang untuk menggunakan gelas ukur karena pipet volume lebih presisi dan akurat.