Home  |   About Us  |   Contact Us
021 8690 6782

021 8690 6781

0816 1740 8900

sales@alatlabor.com

 
Home   »   Artikel   »   Daftar Peralatan Biologi & Fungsinya
 

FastStoneEditor.jpg

Daftar Peralatan Biologi & Fungsinya

Selasa, 19 Desember 2017

Alat Biologi (Alat bedah) adalah alat yang digunakan untuk melakukan kegiatan pembedahan, seperti membedah hewanmanusia, dan sebagainya. Beberapa bagian juga diperlukan dalam pembuatan sediaan botani. Pembedahan pada manusia sudah berkembang pesat sehingga sangat juah berbeda dari zaman dahulu. Saat ini sudah ada alat pembedahan minimal invasif yang dilakukan hanya dengan membuat sayatan kecil pada kulit untuk melakukan tindakan pembedahan.

 

Dalam melakukan pembedahan di laboratorium biologi kita membutuhkan bantuan alat-alat biologi yang dapat mempermudah proses pembedahan dan penelitian.Berikut adalah peralatan pembedahan yang sesuai dengan standar laboratorium Biologi ;

 

1.Tabung Erlenmeyer (Erlenmeyer Flask)

Tabung erlenmeyer (Erlenmeyer Falsk) berfungsi untuk melakukan proses pemanasan cairan dan bahan penelitian,Menampung titran (larutan yang dititrasi) pada proses titrasi dan bisa digunakan sebagai tempat pembiakan mikroba.Tabung Erlenmeyer (Erlenmeyer Flask) memiliki banyak ukuran sesuai dengan kebutuhan anda,yaitu dari 2 Ml sampai dengan 2 Liter.

 

2.Gelas Kimia (Beaker Glass)

Beaker Glass memiliki diameter besar dengan skala sepanjang dindingnya. Terbuat dari kaca borosilikat yang tahan terhadap panas hingga suhu 200 oC atau terbuat dari plastik. Gelas kimia yang digunakan untuk bahan kimia yang bersifat korosif terbuat dari PTPE. Ukuran alat ini ada yang 50 mL, 100 mL dan 2 Liter.

 

 

3. Gelas Ukur (Graduted measuring Cylinder)

Gelas Ukur (Graduted measuring Cylinder) Digunakan untuk mengukur volume zat kimia dalam bentuk cair. Alat ini mempunyai skala, tersedia bermacam-macam ukuran,mulai dari 10 mL sampai 2 Liter. Gelas Ukur ini tidak boleh digunakan untuk mengukur larutan/pelarut dalam kondisi masih panas.Karena Biasanya Gelas Ukur terbuat dari bahan polypropylane (Plastik).

 

4. Pipet Tetes

Pipet Tetes terbuat dari plastik atau kaca dengan ujung bawahnya meruncing serta ujung atasnya ditutupi karet. Berguna untuk mengambil cairan dalam skala tetesan kecil.

 

5. Pipet Ukur (Measuring Pippete)

Pipet Ukur (Measuring Pippete) adalah alat yang terbuat dari gelas. Pipet ini memiliki skala. Digunakan untuk mengambil larutan dengan volume tertentu. Gunakan bulp atau pipet pump untuk menyedot larutan.Untuk Pengambilan cairan yang lebih akurat kita bisa menggunakan Mikropipet yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

 

6. Labu Ukur (Volumetrick Flask)

Labu Ukur (Volumetrick Flask) terbuat dari kaca dan tidak boleh terkena panas karena dapat memuai. di bagian leher terdapat lingkaran graduasi, volume, toleransi, suhu kalibrasi dan kelas gelas. Ukurannya mulai dari 1 mL hingga 2 L.Labu Ukur (Volumetrick Flask) berfungsi Untuk membuat larutan dengan konsentrasi tertentu dan mengencerkan larutan dengan keakurasian yang tinggi.


7. Desikator 

Desikator memiliki penampilan berupa panci bersusun dua yang bagian bawahnya diisi bahan pengering, dengan penutup yang sulit dilepas dalam keadaan dingin karena dilapisi vaseline. Ada 2 macam desikator : desikator biasa dan vakum. Desikator vakum pada bagian tutupnya ada katup yang bisa dibuka tutup, yang dihubungkan dengan selang ke pompa. Bahan pengering yang biasa digunakan adalah silika gel.Desikator berfungsi sebagai tempat menyimpan sampel yang harus bebas airdan Mengeringkan padatan.

 

8. Labu Dididh (Boiling Flask)

Labu Dididh (Boiling Flask)  memiliki jenis leher : single neck, double neck, dan triple neck. Alasnya ada yang bundar (round bottom) dan ada yang rata (flat). Terbuat dari kaca tahan panas pada suhu 120-300 oC. Ukurannya mulai dari 250 mL sampai 2000 mL.Labu Dididh (Boiling Flask)  Untuk memanaskan larutan dan menyimpan larutan. 

 

9. Botol Timbangan (Weighing Bottle)

Botol Timbangan (Weighing Bottle) Biasanya digunakan di dalam menentukan kadar air suatu bahan dalam penelitian. selain itu  Botol Timbangan (Weighing Bottle) juga digunakan untuk menyimpan bahan yang akan ditimbang terutama untuk bahan cair dan pasta.

 

 10.Kondenser (Condenseor)

Kondenser (Condenseor) digunakan sebagai pendingin uap panas, biasanya digunakan dalam proses destilasi uap air. kondensor memiliki beberapa jenis, yaitu lurus (Liebig), Graham, Spiral (dimrot), bulat (Allihn). 

 

11. Spatula

Spatula berupa sendok panjang dengan ujung atasnya datar, terbuat dari bahan stainless steel atau alumunium. alat untuk mengambil obyek. Spatula yang sering digunakan di laboratorium biologi atau kimia berbentuk sendok kecil, pipih dan bertangkai. Fungsi : Ø Untuk mengambil bahan kimia yang berbentuk padatan Ø Dipakai untuk mengaduk larutan.  

 

12. Cawan Petri (Petri Dishes)

Cawan Petri atau telepa Petri adalah sebuah wadah yang bentuknya bundar dan terbuat dari plastik atau kaca yang digunakan untuk membiakkan sel mikrobiologi. Cawan Petri selalu berpasangan, yg ukurannya agak kecil sebagai wadah dan yang lebih besar merupakan tutupnya. Alat ini digunakan sebagai wadah utk penyelidikan tropi dan juga utk mengkultur bakteri, khamir, spora,atau biji-bijian. 

 

13. Hotplate

Hotplate biasanya digunakan Untuk memanaskan larutan-larutan kimia yang mudah terbakar.

 

14. Oven Laboratorium

Oven Laboratorium digunakan untuk mengeringkan alat-alat sebelum digunakan dan digunakan untuk mengeringkan bahan yang dalam keadaan basah.Oven laboratorium merupakan salah satu barang terpenting dalam laboratorium Biologi untuk melakkukan pengujian bahan ketika butuh suhu panas yang stabil.

 

15. Inkubator Laboratorium 

Inkubator Laboratorium Digunakan untuk fermentasi dan menumbuhkan media pada pengujian secara mikrobiologi.