Home  |   About Us  |   Contact Us
021 8690 6782

021 8690 6781

0816 1740 8900

sales@alatlabor.com

 
Home   »   Artikel   »   Aging Oven Alat Penguji Ketahanan dan Penuaan
 

aging_oven1.jpg

Aging Oven Alat Penguji Ketahanan dan Penuaan

Senin, 10 Desember 2018

 

 

Aging Oven merupakan alat untuk menguji ketahanan dan penuaan pada material karet.Tidak hanya untuk menguji ketahanan dan penuaan material karet, aging oven juga dapat menguji ketahanan dan penuaan material plastik,bahan isolasi listrik dan lain-lain.Alat ini terbuat dari bahan stainless steel dan alumunium.

 

Aging Oven biasa di gunakan oleh perusahaan karet dan laboratorium sebagai alat untuk penelitian.Fungsi dari aging oven adalah untuk mengukur ketahanan dan pada material karet,plastik,bahan isolasi listrik dan material lainnya terhadap degradasi pada suhu yang cukup tinggi.Dengan Aging Oven ini,kita dapat mengetahui berapa lama material tersebut dapat bertahan lama pada suhu tertentu.

 

Dengan menggunakan aging oven kita juga dapat mengetahui material yang di uji bagus atau tidak dan sudah sesuai standar atau belum.Proses pengujian material pada aging oven juga tidak sulit,yaitu masukkan material yang akan di uji ke dalam aging oven,kemudian berikan suhu tertentu dan waktu sesuai dengan standar keinginan penguji.Setelah proses pengujian selesai sesuai dengan suhu dan waktu yang diatur,maka kita dapat mengetahui material yang sudah di formulasi oleh chemical engineer atau R&D.

 

Ada beberapa jenis aging oven salah satunya adalah Rheometer.Rheometer ialah instrument yang berfungsi menguji sifat polimer pada karet sebelum karet di pakai,saat karet di pakai,dan selama karet di pakai.Rheometer juga merupakan pengembangan fungsi dari viscometer yang berfungsi untuk menguji sifat polimer karet sebelum di pakai.

 

Rheometer memiliki dua jenis khas yang berbeda,yaitu terdapat rheometer yang menerapkan tegangan geser yang di sebut juga dengan rotasi,ssedangkan rheometer yang stress ekstensional atau di sebut regangan ekstensional adalah rheometer ekstensional.

 

Sumber: http://www.engineeringindonesia.org