Home  |   About Us  |   Contact Us
021 8690 6782

021 8690 6781

0816 1740 8900

sales@alatlabor.com

 
Home   »   Artikel   »   Buret
 

images_buret.jpg

Buret

Senin, 14 Oktober 2019

Penggunaan Alat Peraga (Buret) dalam Proses Belajar Mengajar Kimia

Alat peraga yang digunakan hendaknya memiliki karakteristik tertentu,seperti tahan lama, bentuk dan warnanya menarik,sederhana dan mudah digunakan, sesuai dengan konsep pembelajaran, serta dapat memperjelas konsep.
Salah satu contoh penggunaan alat peraga pada pelajaran kimia adalah penggunaan buret pada pokok bahasan analisis kimia sangat membantu guru dalam hal menjelaskan analisa kimia secara kuantitatif,dibandingkan dengan penggunaan alat kimia lain seperti spektrofotometri, penggunaan buret sebagai alat peraga dirasa cukup mudah dan murah untuk diperagakan.
Pada pembelajaran ini guru menerangkan proses penetapan kadar suatu zat dengan menggunakan metode titrasi, yaitu penetapan kadar vitamin C atau asam askorbat secara titrasi iodimetri. Vitamin C merupakan salah satu vitamin larut dalam air yang banyak terdapat pada sayuran dan buah-buahan terutama jenis sitrus. Vitamin ini mempunyai kemampuan sebagai antioksidan.
Iodimetri adalah salah satu metode titrasi langsung dengan menggunakan metode larutan titer iodium, Iodium ini memiliki sifat sebagai oksidator,oleh karena itu reaksi yang terjadi pada iodimetri merupakan reaksi redoks. Karena iodium merupakan oksidator lemah, maka yang dapat dioksidasi adalah reduktor-reduktor kuat seperti asam askorbat atau vitamin C.

Adanya alat peraga ini minat belajar siswa akan tumbuh karena pelajaran akan lebih menarik, selain itu makna bahan pelajaran akan lebih jelas sehingga siswa lebih mudah memahaminya, adanya alat peraga juga akan membuat metode belajar akan lebih bervariasi sehingga siswa tidak akan mudah bosan serta membuat siswa menjadi lebih aktif.
Pada proses pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dalam hal ini buret tidak selamanya dapat membuahkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan, bahkan tidak tertutup kemungkinan membuat anak binggung terutama dalam menentukan titik ekuivalen, kesalahan dalam pembacaan titik ekuivalen menyebabkan data yang hasilkan menjadi tidak akurat.
Dapat disimpulkan bahwa alat peraga merupakan salah satu komponen dalam sumber pembelajaran yang dapat menyebabkan proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan efisien, tetapi dalam penggunaannya diperlukan persiapan yang cukup matang,semoga dengan adanya alat peraga kita dapat meningkatkan mutu pendidikan sekolah kita.Maju terus dunia pendidikan indonesia!!!